Aku ingin dia menghilang. Apa gunanya dia datang jika hanya untuk pergi ? Aku merindukannya setiap hari, tapi dia sangat menyebalkan ketika datang. Bukankah itu bisa dibilang kejam ? Bisakah dia pergi dan tidak usah kembali lagi ? Kurasa memilikinya disaat sepi sangat membantu.. nyatanya dia hanya penambah rasa sakit. Aku hanya terdiam saat dia datang dan itu hanya membuatku makin tersiksa menahan perasaan. Aku tidak ingin kecewa lagi dengannya.. Awalnya aku menyukainya, namun lama kelamaan aku muak dengan tingkahnya yang seenaknya. Disaat aku menginginkan hal lebih, dia pergi. Apakah malam itu harus benar-benar ada ?
Cinta, inilah kenapa kau bukan untukku. Dulu, aku pernah percaya cinta. Tentu aku pernah disakiti, tapi aku menjadikannya pelajaran dan aku menginginkan awal yang baru. Yang sesungguhnya. Anak laki-laki bertemu perempuan, yaa lelaki tahu ini adalah hal yang istimewa, dan dia pikir, "Biarkan aku berusaha memperjuangkannya semampuku'. Jadi, dia melakukannya. Dulu aku berani, dulu aku lemah. Kudapatkan dia dengan cara yang biasa. Kucoba lakukan semua yang terbaik demi dirinya. Yaa.. kau harus lakukan apapun demi cinta. Begitu juga aku. Kulakukan yang harus kulakukan, apapun resikonya . Tiba saatnya dia tidak mempercayaiku. Dia mulai menggali hal-hal yang seharusnya tetap terkubur. Aku salah memilih. Aku membuat kesalahan. Cinta telah membuatku bodoh dan sekarang cinta menghancurkan segalanya. Saat cinta itu mati, rasanya menyakitkan. Intinya adalah dia tak membalas cintaku. Lalu cinta kami mati. Kupikir itulah akhirnya. Kisah sedih. Hati yang hancur harus disemb...